Jalan-jalan Bareng Kesengsem Lasem

Jalan-jalan bareng KL

Di awal September ini, bekerja sama dengan Pokdarwis Karangturi, Kesengsem Lasem mengadakan dua kali acara jalan-jalan bareng di kawasan kota tua Lasem, yaitu di kawasan Karangturi.

Dua acara gratis dan terbuka untuk umum ini adalah Night at the Museum yang berlangsung pada Sabtu malam, 10 September 2016 bersama Agni Malagina dan Baskoro Pop, dan Jelajah Kota Tua Lasem yang berlangsung pada Minggu sore, 11 September 2016 bersama Ignatius E. Kharitas dan Ellen Kusuma.

Night at the Museum dan Jelajah Kota Tua Lasem mengambil rute yang sama: Karangturi. Dimulai dari tur keliling Rumah Merah Tiongkok Kecil Heritage, para peserta diajak mengelilingi kawasan kota tua yang sudah berdiri sejak tahun 1700-an ini.

Highlight dari dua jalan-jalan ini adalah ketika mengunjungi Museum Nyah Lasem, yaitu rumah berlanggam Cina milik keluarga Tio.

Rumah yang disebut sebagai museum ini menyimpan koleksi dari Santio, seorang filatelis terkenal asal Lasem dan merupakan keturunan keluarga pedagang batik Lasem. Uniknya, salah satu bagian dari rumah ini bercerita tentang sejarah batik Lasem melalui korespondensi resmi yang berlangsung dalam usaha keluarga Santio. Dari korespondensi tersebut, terlihat penggunaan bahasa yang digunakan oleh para pedagang batik saat itu, dari penggunaan bahasa Tionghoa dan Belanda saat Indonesia belum merdeka, sampai bahasa Melayu Tionghoa ketika Indonesia baru saja merdeka.

Selain itu, tentu saja cerita lain yang ada di dalam Museum Nyah Lasem ini menarik untuk diikuti. Jadi, kalau sedang mampir ke kawasan Karangturi, Lasem, jangan lupa mampir. Silakan hubungi Baskoro Pop untuk informasi lebih lanjut mengenai kunjungan ke sana.

Lalu, para peserta diajak untuk melongo kehidupan di sekitar Karangturi, seperti pasar tradisional, klenteng Poo An Bio, dan warung kopi Jenghai. Selama perjalanan pun para teman jalan saling mengisi dan bertanya informasi dan trivia mengenai bangunan-bangunan rumah bermacam langgam yang ada di Karangturi. Seperti saat dimulai, maka acara jalan-jalan pun berakhir di Rumah Merah Tiongkok Kecil Heritage dan semua peserta mendapatkan oleh-oleh produk lokal khas Lasem.

Sampai jumpa di acara jalan bareng berikutnya!

Author

  • Ia adalah salah satu orang yang lebih memilih teh ketimbang kopi. Berbasis di Jakarta. Perempuan yang pembawaannya santai, senang solo traveling baik dalam atau luar negeri.