Kontributor

Bersama kawan-kawan, kita akan terus bertambah untuk membangkitkan semangat warga Lasem dalam melestarikan warisan pusaka dan lingkungan hidupnya!
Bersama kawan-kawan, kita akan terus bertambah untuk membangkitkan semangat warga Lasem dalam melestarikan warisan pusaka dan lingkungan hidupnya!

Ini adalah para admin dan kontributor tetap Komunitas Kesengsem Lasem. Inilah wajah-wajah di balik artikel-artikel di website kesengsemlasem.com, postingan-postingan di jejaring sosial Kesengsem Lasem (Instagram, Facebook, Twitter, dan lain-lain). Salam kenal!

 

Agni Malagina, belajar Sinologi, peneliti dan dosen FIB UI.

Agni Malagina
Atau biasa dipanggil Agi saja. Ia adalah dosen di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, mendalami sinologi, pencinta budaya Cina di Nusantara, tinggal di Jakarta. Saat ini, ia sedang melanjutkan pendidikan di Jerman.

Di luar kesibukannya di dunia akademis, ia juga kerap menulis untuk beberapa media, salah satunya National Geographic Indonesia. Di Kesengsem Lasem, ia adalah mimin Instagram dan Facebook Page KL.

Agi bisa diraih di akun-akun media sosialnya, sebagai berikut @amalagina (Twitter) dan @agnigeulispisan (Instagram).

 

Alex Achmad Wahyudi Alex Achmad Wahyudi, ahli IT, fografer dan pengurus hajat hidup para kontributor Kesengsem Lasem.
Panggil saja Alex. Ia adalah jagoan untuk urusan IT, dan kerapkali diribetkan oleh urusan oprek-oprek website Kesengsem Lasem. Dan, karena tinggal di Lasem, ia adalah andalan kami untuk urusan suplai foto dan video tentang kegiatan terkini di Lasem.

Untuk berhubungan dengan Alex, silakan berteman dengannya di Facebook dengan nama Alex Achmad Wahyudi.

 

 

Astri Apriyani
Nama panggilannya Atre. Ia adalah penggemar berat sastra, terutama sastra Indonesia. Setelah mundur dari profesinya sebagai jurnalis, sekarang ia menikmati pekerjaannya sebagai pekerja paruh waktu. Kebanyakan sebagai travel writer, blogger di renjanatuju.comscriptwriter film pendek, copywriter iklan, penulis fiksi, dan kontributor di pelbagai majalah.

Atre adalah mimin website-nya Kesengsem Lasem. Kalau mau kenalan, bisa meraihnya di akun media sosialnya di @atre7 (Instagram) atau @atre7 (Twitter).

 

 

BaskoroBaskoro 'Pop', penggiat wisata pusaka. (Rembang)
Nama panggilannya Pop. Jika ada yang pernah ke Lasem, pasti pernah berhubungan atau sekadar meminta rekomendasi kepada Mas Pop ini. Ia tinggal di Rembang, tapi sudah bertahun-tahun jatuh cinta pada Lasem. Karena itu, ia rajin memperkenalkan Lasem kepada publik.

Jangan sungkan untuk menghubungi Mas Pop di @LasemHeritage (Twitter). Bakal diajak ke tempat-tempat makan enak di Lasem, karaoke, sampai diajak ngobrol film-film klasik deh. Seru.

 

 

Camelia Siagan, fotografer dan penulis.

Camelia Siagian
Sapaan akrabnya Camel. Perempuan berbasis Jakarta ini senang jalan-jalan dan makan. Di luar itu, ia adalah fotografer dan penulis yang karyanya rilis di berbagai media.

Raih Camel di akun media sosialnya di @camelia_siagian (Instagram) atau Camelia Siagian (Facebook).

 

Dhy. Fawwaz Mikhael Muhammad 
Nama panggilannya Diaz. Anak muda, anak Gus Zaim, pemimpin Pondok Pesantren Kauman di Lasem. Kalau main ke ponpes, jangan sungkan mengajak Diaz bertemu. Ia bisa mengantarkan kita berwisata Islam di Lasem.

Saat ini masih berstatus pelajar. Ia pencinta bubur mutiara dan dumbeg. Kalau ingin mengontak Diaz, silakan ke @diaz_poo (Instagram).

 

 

 

Ellen Kusuma, travel blogger, penggiat kajian budaya, editor teks.

Ellen Kusuma
Ia adalah salah satu orang yang lebih memilih teh ketimbang kopi. Panggil saja ia Ellen. Berbasis di Jakarta. Perempuan yang pembawaannya santai, senang solo traveling baik dalam atau luar negeri. Perjalanannya bisa kamu baca di timejumble.wordpress.com.

Ellen adalah mimin akun TwitterFacebook Page, juga kontributor tetap website Kesengsem Lasem. Mau kenalan dengan Ellen? Langsung saja ke @timejumble (Twitter) atau @timejumble (Instagram).

 

Feri LatiefFeri Latief, fotografer, jurnalis foto, penggiat budaya, gemar wisata kuliner!
Sapa saja dengan Feri, atau anak-anak KL memanggilnya dengan Ompei. Panggilan sayang. Ia adalah fotografer lepas dan kontributor National Geographic Indonesia, jurnalis foto, sekaligus penggiat budaya. Kesenangannya, adalah makan, makan, dan makan.

Silakan berteman dengan Ompei di @feri_latief (Twitter) dan @feri_latief (Instagram).

 

 

Mia, British Council, suka jalan-jalan, tulang punggung Kesengsem Lasem menghadapi kerasnya dunia luar!

Mia Anisa
Matanya selalu berbinar-binar kalau melihat batik. Panggil saja ia Mia. Perempuan bertubuh mungil ini sehari-hari bekerja di British Council. Suka jalan-jalan, dan jadi tulang punggung Kesengsem Lasem menghadapi kerasnya dunia luar. Haha.

Kontak Mia di akun Facebook-nya di Mia Anisa.

 

Mahandis Yoanata Thamrin Yoan, jurnalis dan editor National Geographic Indonesia, mencinta kota-kota tua dan pusakanya. Twitter: @MahandisYoanata (Jakarta)
Cukup sapa ia dengan Yoan. Ia adalah seorang jurnalis, juga editor Majalah National Geographic Indonesia Kompas Gramedia. Kecintaannya pada kota tua dan berbagai pusakanya jangan ditanya. Karena itu, ia dengan hati penuh mendukung Kesengsem Lasem semampunya.

Kontak Yoan di Twitter @MahandisYoanata.

 

Imor, tukang jalan-jalan, suka ceng-cengan sama Om Feri, hobby motret, tangguh banget ngebutny! Rommy Yulius
Panggilan akrabnya Imor. Kini, sedang tinggal di Labuan Bajo, Flores, mencoba peruntungan hidup. Hobi motret, tukang jalan-jalan, dan doyan ngebut.

 

 

 

Syefri Luwis, fotografer, peneliti sejarah, gemar blusukan.Syefri Luwis
Sapaannya cukup Syefri saja. Lulusan Sejarah FIB UI ini tidak heran jadi jatuh cinta teramat sangat pada dunia sejarah. Termasuk sejarah Lasem. Dengan kemampuannya sebagai peneliti sejarah dan fotografer, didukung pula dengan kesukaannya mblusukan, Syefri adalah salah satu kontributor andalan Kesengsem Lasem.

Kenalan dengan Syefri lewat Twitter @_iSep atau Instagram di @_isep.

 

 

Stephanus Hannie Stephanus Hannie, fotografer, seneng ngopi!
Basisnya, sih, di Jakarta, tapi lelaki berkacamata ini sering lompat sana-sini ke berbagai belahan bumi. Mas Hannie yang doyang ngopi ini adalah fotografer yang karya foto dan tulisnya beberapa kali tayang di website Kesengsem Lasem.

Kenalan dengan Mas Hannie di @stephanushannie.

 

Toto Santiko Budi, fotografer, jurnalis foto.

Toto Santiko Budi
Satu lagi fotografer plus jurnalis yang turut mendukung gerakan Kesengsem Lasem. Toto berbasis di Jakarta adalah pekerja lepas yang karyanya kerapkali tayang di berbagai media.

Silakan berkenalan dengan Toto di @totosantiko (Instagram) atau Toto Santiko Budi (Facebook).

 

 

 

 

 

Wendra Raditya Mahendra Yasa, fotografer, jurnalis foto, demen sama heritage gitu deh!

 

Wendra Raditya Mahendra Yasa
Panggilannya Wendra. Ia adalah jurnalis foto yang kini berkantor di Kompas. Berbasis di Semarang, Wendra punya ketertarikan terhadap heritage.

Kenalan dengan Wendra di @begeus (Instagram).

 

 

 

 

 

Veri, fotografer, jurnalis foto. (Jakarta)

Veri Sanovri
Jurnalis foto yang kini bekerja di Xinhua News. Berbasis di Jakarta, Veri adalah lelaki penyuka barang antik. Turut mendukung Kesengsem Lasem lewat kiriman foto-fotonya yang ciamik.

Kontak Veri di Instagram @verisanovri.

 

 

 

 

 

Zakky, Kusuma Rully Ph.D, Arleta, Chanda, Irwan. Dosen dan mahasiswa jruusan arsitek yang menggambar beberapa rumah-rumah kuno di Lasem, terutama 3 rumah ikonik Lasem. Tim Jurusan Arsitek UNS Solo
Terdiri dari Zakky, Kusuma Rully Ph.D, Arleta, Chanda, dan Irwan. Mereka adalah kombinasi dosen dan mahasiswa jurusan arsitektur UNS yang datang dan menggambar beberapa rumah kuno di Lasem, untuk kemudian ditayangkan di website. Great job!

 

 

Moh. Jauhar Al-HakimiHakim, jurnalis, pejalan kaki, "Lasem itu antik, kalo ndak percaya singgahi dan temukan jejak peradaban yang masih terus berjalan!"
Panggil saja Hakim. Ia adalah jurnalis satuharapan.com yang gandrung berjalan kaki. Mendukung Kesengsem Lasem dalam berbagai kesempatan. Katanya, “Lasem itu antik, kalo ndak percaya singgahi dan temukan jejak peradaban yang masih terus berjalan!”

 

 

 

 

 

img_6046-1

Dody Setiawan, nama Panggilan dody, Saat ini bekerja dan Kuliah di Rembang, disela-sela kerja sering menghabiskan waktu untuk menulis cerita buat bahan film pendek karena hobi saat ini yang saya tekuni membuat film pendek, semenjak film pertama yang diunggah di youtube dengan judul “mbelik tombo ati” sukses di tonton anak-anak Rembang untuk mengkapanyekan Hak Anak.
Cita-cita kedepan bisa mempunyai dapur produksi film sendiri di Rembang dan memperkenalkan obyek wisata di Rembang melalui media Film.
Kontak Dody di Facebook : Setiawan Dody
Instagram : @Setiawan_dody01

 

foto-exsan

Exsan Ali Setyonugroho, panggil saja Exsan. Mahasiswa Pendidikan Sejarah S1, Universitas Negeri Semarang. Tinggal di Dasun, Lasem, Rembang. Aktif di Komunitas Dasun Heritage Society, Komunitas Rumah Baca Pamotan dan Rumah Buku Simpul Semarang.

Kontak Exsan di Facebook: Exan Ali Setyonugroho

 

 

Novia, mahasiswi, suka motret, Kota kecil yang selalu mengajakku untuk lebih dekat dengan sejarah. IG: noviadyahm_ (Rembang Lasem)Novia Dyah Mahesti
Mahasiswi yang tinggal di Rembang, suka motret, dan mengeksplorasi Lasem. “Lasem itu kota kecil yang selalu mengajakku untuk lebih dekat dengan sejarah,” ucapnya.

Kontak Novia di Instagram @noviadyahm_.

 

 

 

 

 

 

 

Ingin juga menjadi kontributor, baik tulisan ataupun foto? Kami selalu menantikan kawan-kawan lain yang berminat untuk bergerak bersama #KesengsemLasem. Caranya? Kirimkan tulisan dan foto Anda dengan tema Lasem. Syarat dan ketentuan ada di page sebelah ya!

Salam Kesengsem Lasem
xoxo