Klinik Belajar #3: Menghasilkan Foto Yang Bertutur

Klinik Belajar #3

Pada Sabtu, 5 November lalu, Klinik Belajar #3: A Photo Story Workshop berlangsung. Karena Stephanus Hannie sebagai narasumber pertama berhalangan hadir, sesi Klinik Belajar kali ini diisi oleh Feri Latief, seorang fotografer profesional yang karya fotonya seringkali menghiasi majalah National Geographic Indonesia dan National Geographic Indonesia Traveler. Asyik banget, kan!

Para peserta yang hadir adalah pemuda-pemudi yang berasal dari berbagai pelosok Lasem. Ada yang dari Dasun, Binangun, sampai Pamotan. Dengan antusias, mereka menyimak sesi penjelasan Feri Latief yang berlangsung interaktif. Hal-hal seperti istilah fotografi, contoh-contoh rangkaian, sampai tips merangkai foto yang bercerita dibagikan kepada para peserta.

Feri memberitahu peserta, dua foto saja sudah bisa menghasilkan sebuah cerita yang kontekstual.

“Dalam membuat photo story, bukan foto yang bagus secara estetika yang menjadi poin utama. Namun, bagaimana foto-foto tersebut dapat bertutur,” kata Feri Latief.

Bertempat di Lawang Ombo, Lasem, Klinik Belajar #3 yang diampu oleh Feri Latief berlangsung seru. (Foto: Ellen Kusuma)
Bertempat di Lawang Ombo, Lasem, Klinik Belajar #3 yang diampu oleh Feri Latief berlangsung seru. (Foto: Ellen Kusuma)

Setelah mendengarkan penjelasan dari Feri, kemudian para peserta ditantang untuk menghasilkan sebuah photo story dalam waktu 1 jam. Hasilnya, ada 5 photo story yang dibuat oleh para peserta. Feri membahas foto-foto yang dirangkai oleh para peserta Klinik Belajar satu per satu sekaligus memberi saran dan kritik pada karya yang dihasilkan.

Yuli, dengan kumpulan foto yang menceritakan servis motor, menjadi peserta yang menghasilkan photo story terbaik, karena menyajikan foto bercerita yang lengkap dan mengalir, juga dengan foto-foto dari berbagai angle. Titi dengan cerita tentang kuburan pun demikian dan menjadi peserta terbaik kedua. Peserta lainnya juga menghasilkan cerita yang tidak kalah menarik, yaitu mengenai sampah, penjual siomay, dan tersandung. Wah, seru, ya!

Kesengsem Lasem akan terus menghadirkan klinik belajar yang menarik untuk kawan-kawan di Lasem. Kira-kira Klinik Belajar #4 dan berikutnya membahas topik apa lagi, ya? Ada ide atau saran? Layangkan di kolom komentar, ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *